BAD EDUCATION: Black Comedy Dalam Skandal Pendidikan

“Kami datang setiap hari di fajar karena kami peduli. Kami peduli untuk menyediakan anda, dengan pendidikan yang berkualitas karena kami adalah orang-orang yang baik. Karena kami ingin anda memiliki kehidupan yang baik.”

Tentu kita sering mendengar kata-kata manis ini terlontar dari para birokrasi pendidikan di tempat kita. Hal ini terdengar menenangkan hati dan betapa hebatnya perjuangan para birokrasi pendidikan kita untuk murid atau mahasiswa.

Namun, bagaimana jika ternyata kata-kata manis itu adalah sebuah ilusi yang menutupi kebusukan Lembaga Pendidikan? Bagaimana jika ternyata Lembaga Pendidikan hanya dijadikan sebagai ladang bisnis untuk memperkuat kekayaan para birokrat di dalamnya?

BAD EDUCATION, dengan gaya Black Comedy mencoba menceritakan sebuah skandal kekuasaan para birokrat pendidikan. Film ini diangkat dari kisah nyata yang terjadi di ROSLIN HIGH SCHOOL.

Film Populer ini, sangatlah penting ditonton oleh kawan pergerakan. Sebab kebisingan kita tentang Lembaga Pendidikan yang tidak lagi berfokus pada tercapainya  kecerdasan dan kebijaksanaan peserta  didik mulai diungkap dalam film ini.

Rachel, sebagai seorang jurnalis sekolah menengah, mengungkap skandal keuangan yang terjadi di dalamnya. Hal ini mengingatkan kepada kami tentang kondisi Lembaga Pendidikan di Indonesia. Bagaimana terjadi banyak sekali rekayasa program yang bertujuan untuk penggelembungan kekayaan pribadi dan maraknya perekrutan tenaga kerja pendidikan yang dilakukan dengan cara yang kolutif.

“Kau masih muda, itulah sebabnya. Jika publik mengetahui, itu akan kembali kepadamu dengan masalah yang lebih besar.  Tapi mungkin ini kesalahan kami, kami mencoba menciptakan lingkungan yang aman bagi siswa untuk menantang, mengambil resiko, melakukan kesalahan dan tumbuh. Tapi kesalahan ini, jika kau berhasil menyampaikan ke publik, kami tak bisa melindungimu. Bukan aku, bukan gurumu, karena itu akan mengubah segalanya. Dan akan banyak orang tak bersalah akan terluka.”

Sebuah ancaman keras yang disampaikan Frank Tassone kepada Rachel. Hal itu membuat bimbang Rachel untuk menyampaikan tulisan dia kepada publik atau tidak.

Tentu akan berat perjuangan kejujuran di antara kebohongan yang telah tersistem. Maka, bukan suatu yang salah jika sambil mengisi waktu di rumah saja, kita tonton BAD EDUCATION.

Jika kau merasakan apa yang terjadi di Film tersebut seperti apa yang terjadi di lingkungan pendidikanmu maka sudah saatnya kita berjuang. Koleksi terus film yang cocok untuk para pejuang Kebangsaan. Indonesia butuh aktifis yang mulia dalam bertindak!

Kami berusaha memberikan referensi tontonan yang layak untuk kawan semua di abege.id .

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial