MELUKIS NUSANTARA

Yogyakarta, Kamis, 15 Agustus, 2019, dibuka pameran di Galeri Seni Rupa FBS UNY, oleh mahasiswa Seni Rupa yang secara akrab dipanggil Tulus. Pameran ini merupakan bagian dari Tugas Akhir yang digarapnya dengan serius.

“Bagi saya ini sebuah momen, saya tidak ingin menggarap Tugas Akhir dengan biasa saja. Saya orang Indonesia, saya ingin melukis Nusantara. Supaya lukisan saya bisa menjadi sejarah baik di kampus saya ataupun bagi Yogyakarta,”kata Tulus sambil tertawa.

Tulus secara khusus lebih membatasi karyanya pada gambar  Tari Nusantara, dia menyampaikan bahwa dalam tari Nusantara, kita bisa melihat banyak elemen keindahan yang disampaikan secara simbolik baik dalam bentuk motif baju, gerakan dan juga ekspresi ke-Nusantara-an.


Tari Gong “Kalimantan”
Oil on canvas
180cmX140cm
2019

Misalnya pada lukisan yang berjudul Tari Gong “Kalimantan”, lukisan tersebut memvisualkan figur seorang laki-laki yang sedang melakukan sebuah gerakan tarian di atas sebuah alat musik Gong dan dilengkapi dengan pakaian adat beserta aksesorisnya. Adapun aksesoris tersebut berupa sebilah pedang khas Kalimantan atau disebut Mandau yang sedang digigit. Mahkota yang berada di kepala penari tersebut terdiri dari kepala Burung Enggang, tengkorak, rambut putih dan juga sembilan helai bulu Burung Ruai. Penulis juga memberikan objek pendukung pada Background  lukisan berupa kepala Burung Enggang, yang kemudian disamarkan menggunakan warna Titanium White, Napples Yellow Red, Burnt Umber dan Sap Green.

“Inspirasi lukisan Tari Gong ini berangkat dari kekaguman saya terhadap kebudayaan Suku Dayak yang masih sangat terjaga dengan sangat baik sampai saat ini. Tarian ini berasal dari Suku Dayak Kenyah dan biasa dipertontonkan pada upacara penyambutan tamu dan juga upacara adat. Pada awalnya tarian ini hanya ditarikan oleh perempuan dari Suku Dayak saja, namun seiring dengan berkembangnya budaya tarian ini juga ditarikan oleh kaum laki-laki,” tambah Tulus sambil garuk-garuk kepala.

Proses kreatif  Tulus ini memberikan dampak yang cukup besar akan kekagumannya terhadap karya Nusantara. Pelukis asal Universitas  Negeri Yogyakarta ini, berhasil melukis sebagian besar karya Nusantara dan akan dipamerkan pada tanggal 15-18 Agustus 2019 di Galeri Lama FBS UNY.

“Hal yang berkesan adalah saya semakin paham dengan budaya Nusantara yang sangat luarbiasa indah. Suatu kepuasan saya pernah melukiskan ekspresi bangsa yang saya cintai ini. Terima kasih Indonesia,”tutup Tulus.

-Red.Abege-

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial