ABG: Pancasila Kembali Duduk Dibangku Pendidikan

Kembalinya pelajaran Pancasila di Sekolah telah menjadi bincangan yang mulai muncul akhir-akhir ini. Selasa, 30 Juli 2019, Ira selaku pengurus Devisi Perempuan ABG menyampaikan kegelisahannya bahwa pembelajaran budi pekerti Pancasila semakin mendapatkan durasi waktu yang sempit.

“Saat ini pelajaran PPKn digabungkan dengan mata pelajaran IPS dan Sejarah dalam bentuk tematik di strata Sekolah Dasar. Jadi sepertinya juga ada upaya untuk mempersempit pemahaman siswa tentang sejarah bangsanya sendiri supaya para generasi muda semakin tidak paham dengan sejarah bangsanya untuk kemudian bisa didoktrin pemahaman sejarah bangsa lain,”tutur Ira.

Hal tersebut kemudian disambut langsung oleh Ketua ABG dalam rapat harian bahwa usaha mendesak pemerintah untuk kembali merumuskan pendidikan Pancasila di sekolah belum ditanggapi serius hingga saat ini.

“Kita tentu masih ingat, bahwa dalam peringatan Hardiknas 2 Mei 2018 setahun yang lalu,  ABG sudah mendesak pada pemerintah,  agar Pancasila kembali diajarkan disekolah dasar sampai perguruan tinggi,  sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri,” tandas Ketua ABG.

https://youtu.be/YNrIegXEZSg

Memang tanggapan secara nyata akan pentingnya implementasi Pancasila di sekolah juga digagas oleh beberapa jajaran pemerintah. Hal tersebut secara tegas disampaikan oleh Ki Ronggo Sumekar salah satu pengurus ABG bahwa beliau  pernah membahas dengan staf MenSekNeg akan hal itu.

“Penggabungan itu gak efektif justru malah rancum cuma mau gimana lagi karena penghapusan PMP itu dulu dari MPR.”tutur Sugeng staf MenSekNeg Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial